Jumat, 25 Januari 2013

Budidaya Ayam Jawa Super

http://budidayku.blogspot.com/
Jika selama ini kita hanya mengenal jenis ayam kampung alias ayam jawa dan ayam broiler atau ayam negeri, saat ini ada satu lagi jenis ayam yang mulai populer dibudidayakan. Yakni ayam jawa super atau populer disingkat ayam joper yang merupakan hasil persilangan ayam jawa berkualitas genetik tinggi dengan ayam broiler.

Beberapa tahun terakhir, ayam jawa super menjadi peluang usaha baru yang sangat menggiurkan. Tingginya permintaan daging ayam kampung tidak bisa terlayani karena budidaya ternak ayam jawa mengalami kendala. Yakni pertumbuhan cenderung lambat dengan bobot yang tidak maksimal. Untuk itulah teknologi ternak terbaru menghadirkan ayam jawa super.

Wahyu Karyono (40) salah satu peternak ayam kampung super menjelaskan, dalam hal pertumbuhan ayam kampung super memiliki sifat seperti ayam broiler yakni mengalami percepatan pertumbuhan di awal. Untuk itu, masa pemeliharaan relatif pendek yakni 2,5-3 bulan. Namun begitu, pada usia 60 hari sudah ayam kampung super sudah bisa dipanen.

Waktu panen yang relatif cepat, imbuh peternak asal Desa Kalirancang, Kecamatan Alian, Kebumen itu, budidaya ayam jawa super memberikan keuntungan yang tinggi. Antara lain tingkat kematian yang relatif kecil, penghematan biaya pemeliharaan dan pakan.

"Istimewanya meskipun pertumbuhan yang cepat, namun jenis ayam ini memiliki karakteristik daging dan bentuk ayam jawa biasa," ujar peternak yang sudah dua tahun menggeluti ayam jawa super tersebut saat ditemui Suara Merdeka di kandangnya, Senin (8/10).

Selain itu, harga jual ayam jawa super lebih tinggi dibandingkan dengan ayam ras. Untuk ayam ukuran 60 hari harga dari peternak berkisar antara Rp 18.000-Rp 20.000 per ekor. Sedangkan untuk ayam panen tiga bulan harga Rp 24.000-Rp 26.000 per ekor.

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More