The Most Popular Traffic Exchange

Jumat, 25 Januari 2013

Tips Sukses Budidaya Lele

http://budidayku.blogspot.com/
Cara beternak lele organik mungkin menjadi pilihan para peternak. Sebelumnya seperti yang kita ketahui bersama bahwa semakin hari lele semakin popular dikalangan masyarakat kita. Hal ini berbanding lurus dengan bertambahnya permintaan pasar. Maka tampaknya juga berimbas pada peluang usaha di bidang ini, berikut ini akan kami berikan beberapa cara beternak lele.

Sebelumnya perlu anda ketahui bahwa beberapa kendala dalam budi daya ikan lele salah satunya adalah terletak pada mahalnya pakan ikan lele yang sepertinya semakin hari terus meroket. Hal ini menjadi salah satu penyebab beberapa peternak lele yang terpaksa menutup usahanya. Karena margin keuntungan yang mungkin semakin merosot akibat factor yang satu ini. Akan tetapi hal ini dapt diatasi dengan cara beternak lele organik.

Beternak lele organik memiliki beberapa keuntungan dan juga keunggulan dibandingkan dengan cara beternak lele an-organik. Selain lele yang dihasilkan menjadi lebih sehat untuk dikonsumsi. Juga ada keuntungan lainnya yaitu untuk menyiasati harga pakan yang terus menanjak naik. Tidak heran banyak peternak lele yang masih oke saja ditengah gempuran harga pakan yang melonjak. Karena cara beternak lele organik ini para peternak membuat pakan lele sendiri. Dengan pemanfaatan limbah ternak seperti kotoran sapi.

Langsung saja kita menuju pokok pembahasan kita tentang bagaimana cara beternak ikan lele organik:

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan, langkah cara beternak lele organik yang pertama adalah dengan penebaran bibit atau benih ke dalam kolam yang berisi air yang telah dicampur dengan kotoran sapi (catatan : kotoran sapi sudah melalui composing selama satu bulan, kemudian kotoran yang telah dikomposing dimasukkan ke dalam karung goni. Sebanyak tiga karung, kemudian tutp rapat karung tersebut). Yang selanjutnya ketiga karung kotoran tadi dimasukkan ke dalam kolam.

Langkah kedua dalam cara beternak lele organik adalah setelah menginjak 2 minggu dilakukan penyortiran benih lele yang telah di tebar, yaitu dengan mencari benih yang telah berukuran 4-5mm. Benih dipisahkan dalam kolam lain selama dua minggu hingga mencapai panjang 10 milimeter. Setelah dua minggu berikutnya dilakukan seleksi lele untuk ukuran 20 milimeter.

langkah selanjutnya yaitu pencampuran pupuk organik dari kotoran sapi secara langsung yaitu tanpa memakai karung sehingga pakan organik yang berupa cairan langsung disiramkan kedalam air di kolam hingga tingginya bertambah 20 centimeter. Pemberian kotoran sapi ini dalam proses budidaya lele organik bertujuan agar menghasilkan pakan organik berupa plankton dari kotoran sapi tersebut.

langkah terakhir cara budidaya beternak lele yang terakhir adalah masa pemanenan lele organik. Lele organik siap dipanen pada minggu ke-8. Cara pemanenan lele organik sama dengan pemanenan lele biasa alias tidak ada perlakuan khusus.

Cara membuat pakan lele organik adalah Kumpulkan limbah kotoran sapi ke dalam bak yang dicampur air beserta enzim bakteri silanace (sejenis obat untuk penguraian kotoran sapi bisa anda dapatkan di toko pertanian terdekat)untuk mempercepat proses penguraian kotoran sapi. Selang lima hari kemudian, dengan proses aerasi, kotoran sapi yang telah berbentuk cairan siap diberikan ke ikan lele dengan cara di siramkan. jika anda kebetulan tidak memiliki ternak sapi. Anda dapat mencari dengan membeli atau bahkan meminta jika boleh kepada tetangga sekitar anda yang memiliki ternak sapi, oke kan…?

demikian cara beternak lele organik, semoga bisa memberikan manfaat kepada anda. Terutama kepada anda yang mungkin saat ini sedang mencari solusi untuk usaha ternak lele anda. Atau juga kepada anda yang sedang ingin merintis usaha dibidang ternak ikan lele, Semoga sukses untuk kita semua,

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More